Saturday, March 11, 2017

Mengejar Salju 2

Musim dingin tlah tiba...hore...hore..hore!!!

Saya suka salju, sangat suka. Salju ketika turun dan menumpuk memutihkan semua yang dikenainya itu sangat indah. Sekali lagi saya sangat beruntung bisa menyaksikan dan mengagumi keindahannya. Alhamdulillah. Fa bi ayyi aalaa'i rabbikumaa tukazziban. Maka nikmat tuhan yang manakah yang kamu dustakan?


Awal musim dingin tahun ini sampai pertengahan, Samsun merkez (pusat) cuacanya sering tidak menentu. Bisa tiba-tiba panas sampai 19 derajat celsius dan hari berikutnya langsung turun ke 3 derajat celsius dan salju yang dirindukan pun tak kunjung datang, sementara di kota lain orang-orang ramai bermain salju.

Berhubung besarnya keinginan dan kerinduan terhadap salju yang sudah tak terbendung. akhirnya ketika anak-anak mahasiswa yang tergabung di PPI Samsun mengajak piknik ke kayak merkezi (tempat berselancar salju kayaknya kalo dalam bahasa Indonesia). Jangan salah, meski pusat kota Samsun jarang bersalju menumpuk, salah satu wilayah Samsun yaitu Ladik merupakan dataran tinggi yang saljunya tebal terutama di Akdag.

Maka. setelah mantan ketua PPI Samsun menemukan tur yang murah ke Ladik sekitar 60 TL dan sudah termasuk sarapan dan makan siang kami pun langsung setuju. Biasanya tur ke Ladik ini ada pada akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu.

perjalanan menuju Ladik




Perjalanan dari Samsun sampai Akdag sekitar 1 jam lamanya. Begitu sampai di tempat tujuan bukan hanya Fathima saja yang riang gembira melainkan juga ablalar dan abilernya. Semuanya pada heboh gitu, ada yang pengen coba main ski, skateboard dll. Di Akdag ada satu hotel yang sekaligus tempat para penikmat salju berkumpul. Mereka juga menyediakan berbagai perlengkapan bermain salju mulai dari harga 25 TL-45 TL sedangkan untuk naik teleferik penikmat salju dikenakan harga 8 TL.





Sebulan setelah menikmati salju di Ladik, ternyata Samsun terutama wilayah laut hitam didera badai salju yang lebat. Selama 8 tahun di Samsun, ini hujan salju terlebat selama 3 hari berturut-turut. Awalnya sih seneng, tapi kok kelamaan mah bosen juga ya haha, hanya Fathima yang riang gembira.















Insha Allah see you next winter Saljuuuuu

No comments:

Post a Comment